Webinar Nasional: Revitalisasi Nilai Pancasila dalam Masyarakat Plural Era Digital, Prodi PPKn UMM Hadirkan Dua Akademisi Ternama
Malang, 25 Juni 2025 – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Transformasi Nilai Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat Plural di Era Digital” pada hari Rabu, 25 Juni 2025. Kegiatan ini digelar secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan akademisi, guru, mahasiswa, hingga pemerhati kebangsaan dari seluruh Indonesia. Webinar ini dimoderatori oleh Dr. Nurul Zuriah, M.Si, dosen senior Prodi PPKn UMM. Dalam sesi ini, hadir dua narasumber utama yang menyampaikan gagasan penting terkait aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah era digital yang kompleks dan penuh tantangan. Narasumber pertama, Dr. Budiono, M.Si (Dosen PPKn UMM), menekankan pentingnya transformasi nilai-nilai Pancasila yang diekspresikan melalui praktik ibadah simbolik, gotong royong digital, kampanye online, e-democracy, serta keadilan sosial berbasis keadilan digital. Ia menyampaikan bahwa nilai-nilai dasar Pancasila seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial kini perlu dimaknai dalam konteks dunia digital—terutama dalam menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman yang semakin terepresentasi melalui platform media sosial. Sementara itu, narasumber kedua, Dr. Ichwani Siti Utami, S.Pd., M.H (Dosen PPKn Universitas Pamulang), membahas isu revitalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai kontra-narasi terhadap polarisasi sosial digital. Ia menyoroti tantangan masyarakat digital seperti echo chamber, filter bubble, krisis etika bermedia, dan literasi digital yang lemah. Menurutnya, revitalisasi nilai Pancasila penting untuk memperkuat moral digital, memperluas partisipasi warga, serta mendorong algoritma digital yang lebih etis dan inklusif. Dalam kesimpulannya, webinar ini menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan sebagai pedoman etis dalam kehidupan digital masyarakat Indonesia. Prodi PPKn UMM berharap kegiatan ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya Pancasila sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di era digital yang penuh dinamika.(*rfl)